KITAINDONESIASATU.COM – Memasuki awal bulan Muharram 1447 H, banyak masyarakat muslim di Indonesia, khususnya di beberapa daerah, memiliki tradisi unik berupa minum susu. Meskipun tidak ada dalil khusus yang secara eksplisit menganjurkan minum susu di awal Muharram, tradisi ini menyimpan hikmah dan makna filosofis yang mendalam, menjadikannya amalan baik yang tetap lestari.
Tradisi minum susu diyakini sebagai simbol kesucian dan kebersihan. Susu yang putih bersih melambangkan harapan agar sepanjang tahun yang baru ini, setiap individu dapat memulai lembaran baru dengan hati yang bersih dari segala noda dosa. Ini adalah pengingat untuk senantiasa menjaga hati dan pikiran tetap jernih dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, susu juga melambangkan kemakmuran dan keberkahan. Diharapkan dengan meminum susu, rezeki yang bersih dan berlimpah akan mengalir sepanjang tahun. Tradisi ini juga menjadi momen kebersamaan keluarga, di mana anggota keluarga berkumpul, saling mendoakan, dan menyambut tahun baru Hijriah dengan penuh optimisme dan harapan baik.
Meskipun bukan ibadah yang diwajibkan, tradisi minum susu di awal Muharram ini telah menjadi bagian dari kearifan lokal yang memperkaya khazanah budaya Islam di Indonesia. Ini adalah cara masyarakat menyambut tahun baru dengan refleksi diri dan doa agar senantiasa berada dalam kebaikan.


