Di sisi lain, para lansia yang tinggal di panti memiliki sifat dan tingkah laku yang unik, menambah tantangan baru bagi keempat tokoh utama.
Mereka harus memadukan kelucuan khas Agak Laen dengan strategi tak terduga untuk menyelesaikan berbagai persoalan.
Sang sutradara, Muhadkly Acho, menjelaskan bahwa film ini akan menghadirkan komedi yang lebih segar dengan sentuhan aksi.
Kehadiran aktor senior seperti Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, dan Egy Fedly memperkuat cerita, karena diduga memerankan karakter lansia yang memicu konflik tambahan bagi Bene dan kawan-kawan.
Para pemain juga membuat janji khusus: jika film kedua ini melampaui pencapaian film perdana, mereka berkomitmen merawat satu panti jompo nyata selama satu bulan.
Hal tersebut meningkatkan antusiasme publik terhadap penayangan Menyala Pantiku!***


