KITAINDONESIASATU.COM – Hari ini masuk puasa Ramadan yang ke-8, Sabtu, 8 Maret 2025. Adapun doa adalah sebagai bentuk permohonan, pengharapan, permintaan dan pujian kepada Allah SWT. Terlebih lagi berdoa di bulan Suci Ramadan yang di mana doanya mustajab (dikabulkan).
Barangsiapa berdoa dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati, serta semata-mata hanya berharap pertolongan Allah SWT, maka insyaaAllah doanya tidak akan tertolak. Hal ini sebagaimana dalam firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 186:
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran’’.
Dalam hadist lain, Sholallahu Alaihi Wasalam bersabda:
ثَلاَثٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ :الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَاْلإِماَمُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Artinya: Ada tiga orang yang tidak tertolak doanya; seorang yang berpuasa sehingga berbuka, seorang pemimpin yang adil, seorang yang terzalimi.
Menukil dari buku ‘’Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadan’’, karya Nurhayati MA, berikut doa Ramadan hari kedelapan:
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ رَحْمَةَ الْأَيْتَامِ، وَاطْعَامَ الطَّعَامِ، وَافْشَاءَ السَّلَامِ، وَصُحْبَةَ الْكِرَامِ، بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الْأَمِلِينَ
Arab Latin: Allâhummarzuqnî fihi rahmatal aytâm, wa ith’âmath tha’âm, wa ifsyâas salâm, wa shuhbatal kirâm, bithawlika ya Malja-al âmilīn.
Artinya: “Ya Allah, karuniakan kepadaku di dalamnya rasa sayang kepada anak-anak yatim, kemampuan memberi makan, menebarkan salam dan berteman dengan orang-orang yang berakhlak mulia dengan kemurahan-Mu wahai tempat bersandar para pengharap.” (*)





