KITAINDONESIASATU.COM – Puasa Ramadan tidak terasa sudah masuk hari yang ke-26, Rabu, 26 Maret 2025. Adapun doa adalah sebagai bentuk permohonan, pengharapan, permintaan dan pujian kepada Allah SWT. Terlebih lagi berdoa di bulan Suci Ramadan yang di mana doanya mustajab (dikabulkan).
Barangsiapa berdoa dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati, serta semata-mata hanya berharap pertolongan Allah SWT, maka insyaaAllah doanya tidak akan tertolak. Hal ini sebagaimana dalam firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 186:
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran’’.
Dalam hadits lain, Sholallahu Alaihi Wasalam bersabda:
ثَلاَثٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ :الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَاْلإِماَمُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Artinya: Ada tiga orang yang tidak tertolak doanya; seorang yang berpuasa sehingga berbuka, seorang pemimpin yang adil, seorang yang terzalimi.
Menukil dari buku ‘’Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadan’’, karya Nurhayati MA, berikut doa Ramadan hari ke-26:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ سَعْيِي فِيهِ مَشْكُورًا وَ ذَنْبِي فِيْهِ مَغْفُوْرًا وَ عَمَلِي فِيْهِ مَقْبُولاً وَ عَيْبِي فِيهِ مَسْتُوْرًا يَا أَسْمَعَ السَّامِعِينَ
Teks Latin: Allâhummaj’al sa’yî fîhi masykûran wa dzanbî fîhi maghfûran wa ‘amalî fîhi maqbûlan wa ‘aybî fîhi mastûran yâ asma’as sâmi’îna.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah usahaku di bulan ini disyukuri, dosaku diampuni, amalku diterima dan kejelekanku ditutupi, wahai Dzat Yang Lebih Mendengar dari setiap yang mendengar.” (*)




