KITAINDONESIASATU.COM – Hari ini masuk puasa Ramadan yang ke-12, Rabu, 12 Maret 2025. Adapun doa adalah sebagai bentuk permohonan, pengharapan, permintaan dan pujian kepada Allah SWT. Terlebih lagi berdoa di bulan Suci Ramadan yang di mana doanya mustajab (dikabulkan).
Barangsiapa berdoa dengan penuh keikhlasan dan kerendahan hati, serta semata-mata hanya berharap pertolongan Allah SWT, maka insyaaAllah doanya tidak akan tertolak. Hal ini sebagaimana dalam firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 186:
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran’’.
Dalam hadist lain, Sholallahu Alaihi Wasalam bersabda:
ثَلاَثٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ :الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَاْلإِماَمُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Artinya: Ada tiga orang yang tidak tertolak doanya; seorang yang berpuasa sehingga berbuka, seorang pemimpin yang adil, seorang yang terzalimi.
Menukil dari buku ‘’Kumpulan Doa 30 Hari Puasa Ramadan’’, karya Nurhayati MA, berikut doa Ramadan hari ke-12:
اللَّهُمَّ زَيِّنِّي فِيهِ بِالسِّتْرِ وَالْعَفَافِ، وَاسْتُرْنِي فِيْهِ بِلِبَاسِ الْقُنُوعِ وَالْكَفَافِ، وَاحْمِلْنِي فِيهِ عَلَى الْعَدْلِ وَالْإِنْصَافِ، وَآمِنِّي فِيْهِ مِنْ كُلِّ مَا أَخَافُ بِعِصْمَتِكَ يَا عِصْمَةَ الْخَائِفِينَ
Arab Latin: Allâhumma zayyinnî fîhi bissatri wal ‘afâf, wasturni fihi bilibâsil qunû’i wal kafâf, wahmilnî fihi ‘alal ‘adli wal inshaf, wa âminnî fihi min kulli mâ akhāfu, bi’ishmatika ya ‘Ishmatal khâifin.
Artinya: “Ya Allah, hiasi daku di dalamnya dengan pengampunan dan kesucian, tutupi daku di dalamnya dengan pakaian qana’ah dan rasa cukup, bawalah daku di dalamnya pada keadilan dan keseimbangan, karuniakan padaku di dalamnya rasa aman dari apa yang kutakutkan, dengan penjagaan-Mu wahai Yang Menjaga orang-orang yang ketakutan.” (*)


