KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan tunggal menimpa sebuah mobil Honda Brio warna kuning di ruas jalur Cemorosewu-Sarangan, Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (12/5/2025) malam.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, namun mobil terbalik di pinggir jalan yang dipenuhi empat penumpang dua di antaranya anak-anak.
Tidak bisa dibayangkan kegerian kecelakaan yang menimpa anak-anak dan orang dewasa ini dikemudikan Nurulliana Pratiwi, anggota Polwan asal Grobogan, Jawa Tengah.
Sementara penumpang lainnya terdiri dari Ali Mahfudz (37), Niken Widyastuti (35) dan dua anak-anak berinisial Jh (20) dan Ja (6), rombongan saat itu dalam perjalanan dari Cemorosewu ke arah Kota Magetan.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan saat itu rombongan mobil Brio warna kuning ini melintasi jalanan turunan dari Cemorosewu-Plaosan di tengah perjalanan mobil kehilangan kendali.
Parahnya ketika melintas ditikungan tajam pengemudi tak mampu mengendalikan kendaraan hingga menabrak pembatas jalan hingga mobil terguling di pinggir jalan.
Mobil akhirnya berhenti setelah menbarak pembatas jalan dan mobil terbalik posisi roda berada di atas dan seluruh penumpang tumpang tindih di dalamnya.
Suara jeritan dari para penumpang tak terhindarkan, khususnya dua anak-anak ini dipastikan mengalami trauma yang cukup mendalam akibat peristiwa maut ini.
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, seluruh penumpang selamat namun seorang penumpang bernama Niken Widyastuti mengalami nyeri pada tangan kiri, seluruh korban sudah mendapatkan penanganan medis.
Menurut keterangan yang diperoleh penyebab insiden itu lantara adanya sistem pengereman Honda Brio K 1532 JA tidak bekerja secara optimal sehingga mobil menabrak pembatas jalan.
Nanda, seorang warga yang berada di lokasi saat kejadian menjelaskan bahwa area tikungan memang cukup rawan, apalagi saat itu kabut tebal dan jalanan sepi.
“Tadi malam kabutnya cukup tebal dan jalannya juga sepi. Tikungan di situ memang sering mengejutkan kalau tidak waspada. Untungnya mobil tidak sampai masuk ke jurang,” ujarnya seperti dilansir beritajatim.com, Selasa (13/5/2025).
Menurutnya tikungan ini sering mengejutkan jika tidak terbiasa, makanya perlu waspada melintasi tikungan ini, beruntung mobil tidak masuk ke jurang saat mengalami kecelakaan.
Terkait peristiwa itu personel Polsek Plaosan telah mengamankan lokasi kejadian perkara dan membantu mengevakuasi mobil dan para korban.
Bahkan petugas juga menghimbau pengguna jalan agar waspada di jalur pegunungan Cemorosewu-Sarangan karena memiliki tikungan tajam dan sering turun kabut saat malam.
Bagi pengemudi yang jarang melintas atau baru pertama melintasi rute ini, harus lebih ekstra hati-hati adanya tikungan tajam yang bisa mengejutkan pengemudi, di samping kendaraan harus prima. **

