Rahmi juga menambahkan, alasan pemilihan Kota Bogor sebagai tuan rumah peringatan Hari Kebaya Nasional adalah karena suasana kotanya yang asri dan penuh nuansa sejarah, cocok untuk merayakan warisan budaya nasional seperti kebaya.
Sementara itu, Ketua Bogor Wanita Berkebaya (BWB), Monika Mayadora, menyuarakan semangat yang sama dalam menjaga warisan budaya leluhur.
“Kami dari BWB turut melestarikan budaya perempuan Indonesia dengan berkebaya. Banggalah menjadi warga Indonesia yang terus menjaga warisan leluhur,” katanya.
Pesan serupa juga disampaikan oleh Puteri Remaja Indonesia Jawa Barat 2024, Louisa Violetta, sebagai perwakilan dari generasi muda yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
“Kami sebagai generasi penerus bangsa ingin terus mengedepankan budaya dan tradisi Indonesia, terutama kebaya sebagai salah satu citra perempuan Indonesia,” ucap Louisa.
Sebagai informasi, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan pertunjukan tari dari berbagai daerah di Indonesia, bazar UMKM lokal, serta partisipasi berbagai komunitas perempuan di Kota Bogor yang tampil anggun dan bangga mengenakan kebaya. (Nicko)

