KITAINDONESIASATU.COM – Danau Tahai merupakan destinasi wisata alam yang terletak di Desa Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, sekitar 29 kilometer dari Kota Palangkaraya.
Akses menuju danau ini sangat mudah, hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit perjalanan dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Nama “Tahai” berasal dari bahasa Dayak yang berarti “danau”.
Menurut cerita masyarakat setempat, danau ini terbentuk dari bekas galian pasir yang kemudian tergenang air dan tidak mengalir ke sungai terdekat.
Di Kalimantan Tengah, terdapat banyak danau serupa, namun Danau Tahai menjadi yang paling dikenal karena daya tarik alamnya yang khas.
Salah satu daya tarik utama danau ini adalah keberadaan jembatan kayu yang mengelilingi area hutan, memungkinkan pengunjung berjalan santai tanpa harus menginjak lahan gambut yang basah.
Di sepanjang jembatan ini, wisatawan bisa merasakan suasana hutan tropis yang tenang, ditemani suara burung liar yang bersahutan.
Jika beruntung, pengunjung juga bisa menjumpai uwak-uwak, sejenis monyet langka yang dilindungi dan hanya dapat ditemukan di kawasan ini.
Keunikan Danau Tahai juga terletak pada warna airnya yang kemerahan.
Warna ini berasal dari akar pepohonan yang meresap ke dalam tanah gambut dan mencemari air dengan warna alami.
Pemandangan di sekitar danau pun semakin menarik dengan keberadaan rumah-rumah terapung milik warga, yang dikenal sebagai rumah Lanting.
Selain pemandangan alam yang memikat, Danau Tahai juga dilengkapi fasilitas sederhana seperti kereta air, pondok peristirahatan, dan area jembatan yang membuat pengalaman wisata semakin nyaman.
Danau ini menjadi pilihan tepat bagi pencinta alam yang ingin menikmati ketenangan hutan tropis khas Kalimantan.-***

