Lifestyle

Bulan Ramadan Disunnahkan Memperbanyak Membaca Al-Qur’an, Ini Penjelasan Haditsnya

×

Bulan Ramadan Disunnahkan Memperbanyak Membaca Al-Qur’an, Ini Penjelasan Haditsnya

Sebarkan artikel ini
alquran
. kitab suci alquran. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pada bulan Ramadan banyak umat muslim yang menyempatkan untuk membaca Al-Qur’an. Sebab pada bulan ini, semua amal ibadah pahalanya mendapatkan balasan berlipat ganda.

Dalam hadits riwayat Ibnu ‘Abbas dijelaskan, bahwa bulan Ramadan menjadi waktu rutin Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam untuk bertadarus Al-Qur’an kepada Malaikat Jibri.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Baca Juga  Keutamaan Puasa Ramadan Hari ke-13: Sama seperti Pahala Ibadah Penduduk Makkah dan Madinah

Artinya: Dari Ibnu Abbas berkata: “Rasulullah saw adalah manusia yang paling lembut terutama pada bulan Ramadan ketika malaikat Jibril as menemuinya, dan adalah Jibril mendatanginya setiap malam di bulan Ramadan, di mana Jibril mengajarkannya Al-Qur’an. Sungguh Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam orang yang paling lembut daripada angin yang berhembus (HR Bukhari).

Dalam hadits ini, bahwa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam mengkhatamkan Al-Qur’an sekali dalam setahun pada bulan Ramadan Bersama Malaikat Jibril, kecuali pada tahun terakhir menjelang kewafatan, Rasulullah Sholallahu Alaiahi Waalam mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak dua kali.

Baca Juga  Batalkah Menelan Ludah Bercampur Darah saat Berpuasa? Ini Penjelasan Hukumnya

Menurut, Ibnu Rajab al-Hanbali, ulama besar dalam bidang Aqidah bermazhab Asy’ariyah dan dalam bidang fiqih bermazhab Hanbali menyebutkan, bahwa hadits ini menunjukkan kesunnahan bertadarus Al-Qur’an pada malam bulan Ramadan secara berjemaah.

Dalam kitab Bughyah al-Insan fi Wadza’if Ramadhan, Ibnu Rajab menyatakan:

 و دل الحديث أيضا على استحباب دراسة القرآن في رمضان والاجتماع على ذلك، وعرض القرآن على من هو أحفظ له، وفيه دليل على استحباب الإكثار من تلاوة القرآن في شهر رمضان

Artinya: Hadits ini juga menunjukan kesunnahan bertadarus Al-Qur’an pada bulan Ramadan secara berjamaah. Menyetorkan Al-Qur’an kepada orang yang lebih hafal darinya.

Baca Juga  5 Rekomendasi Moisturizer Wardah untuk Mengatasi Dark Spots

Hadits ini sekaligus menunjukkan kesunnahan memperbanyak membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan (Ibnu Rajab, Bughyah al-Insan fi Wadza’if Ramadhan, halaman 42).

Ibnu Rajab melanjutkan, hadits Ibnu Abbas di atas menunjukkan bahwa Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam setor Al-Qur’an kepada Malaikat Jibril pada malam hari di bulan Ramadan.

Oleh sebab itu, memperbanyak baca Al-Quran disunnahkan pada malam hari di Bulan Ramadan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *