KITAINDONESIASATU.COM – Sabang, yang terkenal dengan pesona alam bawah lautnya, kini semakin dikenal karena kekayaan kuliner yang menarik.
Salah satu camilan yang semakin populer di kalangan wisatawan adalah Bakpia khas Sabang, dengan cita rasa yang unik dan menggoda selera.
Permintaan akan Bakpia khas Sabang telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan wisatawan yang menjadikannya oleh-oleh favorit, sehingga memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.
Murni, seorang pedagang Bakpia di Kawasan Pelabuhan Balohan, Sabang, mengungkapkan bahwa usahanya berkembang pesat sejak ia mulai menjual Bakpia. Omzet yang diperoleh bisa mencapai jutaan rupiah dalam sehari, terutama saat musim liburan atau acara besar yang digelar di Sabang.
“Di musim liburan atau acara besar, kue Bakpia saya bisa terjual hingga 30-50 kotak per hari,” ungkap Murni suatu ketika seperti dikutip Minggu 23 Februari 2025.
Namun, di hari biasa, penjualan cenderung menurun karena jumlah wisatawan yang datang tidak sebanyak saat musim liburan.
Beragam varian rasa Bakpia yang dijual di toko Murni antara lain durian, pandan, kopi, dan rasa original.
Harga Bakpia bervariasi, mulai dari Rp 18 ribu hingga Rp 22 ribu per kotak. Ia juga memastikan kualitas dan kesegaran produk dengan langsung mengambil kue Bakpia dari tempat produksi di Kota Sabang.
Menurut Murni, acara-acara besar yang diadakan oleh Pemerintah Kota Sabang, terutama yang disponsori oleh Dinas Pariwisata, memberikan dampak positif bagi usaha kecil seperti miliknya.




