KITAINDONESIASATU.COM – Ramadan adalah bulan yang sangat dinanti-nanti oleh umat muslim. Karena bulan Ramadan merupakan bulan yang mulia, dan memiliki banyak keutamaan dibandingkan dengan bulan lainnya.
Di bulan Ramadan terdapat peristiwa penting yang terjadi. Sebagai umat Islam, sudah seharusnya mengetahui peristiwa penting yang terjadi di bulan Ramadan dalam Sejarah Islam.
Berikut tiga peristiwa besar yang terjadi di bulan Ramadan di zaman Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam:
- Diturunkannya Al-Qur’an
Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW pada usia 40 tahun untuk menerima wahyu yang pertama di Gua Hira. Peristiwa tersebut tepatnya terjadi pada 17 Ramadan, 13 tahun sebelum hijrah.
Di Gura Hira, nabi khusyuk beribadah selama beberapa hari, terkadang selama 10 hari, atau bakan terhadang bisa lebih sampai satu bulan.
Di Tengah peribatannya di Gura Hira, Nabi didatangi sosok yang tidak pernah dikenalnya. Sosok itu adalah malaikat yang bernama Jibril.
“Bergembiralah wahai Muhammad, aku Jibril. Dan engkau adalah utusan Allah untuk umat ini,” tutur sosok malaikat itu.
Melalui malaikat Jibril, Nabi mendapat wahyu pertamanya, yakni surah al-Alaq ayat 1-5.
2. Perang Badar
Perang Badar atau sebagai perang yang menjadi pembeda, dari sini menandai awal kejayaan kaum muslimin.
Dalam peperangan ini, Nabi Muhammad SW membawa 313 pasukan muslim, sementara pasukan musuh kaum non-muslim jumlahnya jauh lebih banyak, yakni 950 orang.
Kendati begitu, dengan jumlah perbedaan yang besar itu tidak lantas membuat nyali tentara muslim gentar. Dengan semangat yang tetap membara, pada akhirnya pasukan muslim berhasil menghancurkan pasukan kafir. Allah SWT membantu pasukan muslim dengan malaikat-malaikat.
Dalam perang ini, sebanyak 14 pasukan muslim mati syahid. Sementara pasukan kafir yang terbunuh dan tertawan masing-masing berjumlah 70 orang. Di antara yang terbunuh adalah Abu Jahal.
Peristiwa Badar terjadi pada hari Jumat, 17 Ramadan, tahun 2 hijriah, bertepatan dengan 13 Maret 624 Masehi.
3. Pembebasan Kota Makkah
Tanggal 20 Ramadan tahun 8 Hijirah, Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam Bersama sahabatnya berhasil menaklukkan kota Makkah dalam sebuah peristiwa yang disebut Fathu Makkah (penaklukan Makkah). Peritiwa ini terjadi pada 20 Ramadan tahun 8 Hijriah.
Awal mula peristiwa bersejarah ini terjadi lantaran perlakuan orang Quraisy yang merusak satu perjanjian dari beberapa perjanjian Hudaibiyyah. Yakni, di mana orang Quraisy bersekongkol dengan kabilah lainnya untuk memerangi orang-orang yang berdamai dengan Rasulullah.
Dalam peristiwa ini, Rasulullah menerjunkan 10.000 pasukan muslim. Sebagai panglima perang, ditunjuk Khalid bin Walid. Nabi berpesan kepada Khalid bin Walid agar tidak memulai menyerang sebelum diserang.
Dalam peristiwa ini, Nabi memerintahkan untuk menghancurkan berhala di sekitar Kakbah yang berjumlah 360. Pasukan muslim berhasil menguasai Makkah tanpa perlawan yang berarti.
Usai itu, kaum muslimin mengumandangkan takbir, dan sementara Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam sholat di maqam Ibrahim dan meminum air Zamzam.
Sementara kaum kafir Quraisy yang menyaksikan itu, ketakutan dan harap-harap cemas akan Nasib mereka, apakah dibunuh atau tidak. Namun, Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam justru memaafkan dan membebaskan mereka.
Demikianlah tiga peristiwa besar di bulan Ramadan yang terjadi di zaman Rasulullah Sholallahu Alaihi Wasalam. (*)


