Selain faktor eksternal, pasar juga menyoroti kondisi dalam negeri. Kekhawatiran terhadap defisit anggaran yang mendekati batas maksimal serta kebijakan baru terkait pengelolaan devisa hasil ekspor dinilai membuat investor lebih berhati-hati.
Kondisi tersebut menyebabkan permintaan dolar AS meningkat, sementara minat terhadap aset berbasis rupiah terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.(*)
