Di sisi lain, data penjualan ritel Amerika Serikat menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan bulan sebelumnya, meskipun masih sesuai dengan ekspektasi pasar.
Kombinasi berbagai sentimen tersebut membuat rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.975 hingga Rp18.100 per dolar AS.
Investor pun diperkirakan akan terus memantau perkembangan ekonomi global sebagai penentu arah pergerakan mata uang dalam waktu dekat.(*)

