Sejumlah ekonom menilai tekanan terhadap rupiah dipengaruhi faktor global seperti konflik Timur Tengah dan arus modal asing keluar dari pasar domestik.
Meski tambahan devisa dari sektor pariwisata dinilai penting, stabilitas nilai tukar tetap dianggap menjadi faktor utama untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil.(*)





