KITAINDONESIASATU.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali mengalami tekanan pada awal perdagangan Senin (20/7) pagi.
Mata uang Garuda tercatat melemah sebesar 56 poin atau sekitar 0,31 persen sehingga berada di level Rp17.977 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di kisaran Rp17.921 per dolar AS.
Pelemahan tersebut menunjukkan rupiah masih bergerak di zona negatif pada awal pekan, setelah sebelumnya ditutup pada level yang lebih kuat.
Pergerakan ini mencerminkan berlanjutnya tekanan terhadap mata uang domestik di tengah dinamika pasar keuangan dan pergerakan dolar AS yang masih menjadi perhatian pelaku pasar. (*)

