Selain itu, penguatan indeks dolar serta kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat turut memberikan tekanan tambahan bagi mata uang negara berkembang.
Analis memperkirakan pergerakan rupiah masih akan bergerak fluktuatif dalam rentang Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS.
Investor juga menunggu sejumlah data ekonomi penting yang diperkirakan memengaruhi arah pergerakan pasar dalam waktu dekat.(*)

