KITAINDONESIASATU.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa menguat pada awal perdagangan sesi II, Selasa (1/9/2026).
Indeks saham Indonesia melonjak 1 persen dan kembali mendekati level psikologis 6.600, dengan sektor perbankan menjadi salah satu motor utama penguatan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sekitar pukul 13.52 WIB, IHSG bertambah 65,07 poin atau 1 persen ke level 6.590,55. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak pada rentang 6.535,80 hingga 6.592,74.
Kinerja saham perbankan menjadi perhatian karena sejumlah bank dengan kapitalisasi besar mencatat penguatan signifikan. BBRI menjadi salah satu penggerak utama setelah harganya naik lebih dari 2,5 persen.
Kenaikan juga terjadi pada BMRI sebesar 2,1 persen, BBCA sebesar 1,5 persen, serta BBNI yang bertambah 0,52 persen.
Aksi Beli Asing Kembali Angkat IHSG Bank
Penguatan saham bank besar terjadi setelah investor asing sebelumnya aktif melakukan pembelian bersih. Pada perdagangan Senin (31/8/2026), BBRI mencatat net buy asing terbesar dengan nilai Rp371,3 miliar. BBNI menyusul Rp103,9 miliar, kemudian BBCA Rp78,9 miliar dan BMRI Rp39,2 miliar.
Minat terhadap saham BBRI berlanjut pada perdagangan Selasa. Hingga sesi pertama, BBRI mencatat net buy asing sekitar Rp405,96 miliar dan menjadi yang tertinggi di antara saham yang mengalami pembelian bersih asing.
Aktivitas transaksi pasar juga cukup ramai. Hingga pukul 13.52 WIB, nilai transaksi saham mencapai Rp11,68 triliun dengan volume sekitar 30,42 miliar saham dan frekuensi 1,72 juta kali.
