KITAINDONESIASATU.COM – Harga Bitcoin (BTC) masih bertahan di atas level psikologis US$63.000 pada perdagangan Minggu di tengah dinamika pasar kripto yang dipengaruhi berbagai sentimen.
Aset kripto terbesar di dunia itu mencatat kenaikan tipis dibandingkan sehari sebelumnya meski investor masih mencermati dampak kebocoran keamanan pada dompet digital Coldcard serta aksi penjualan Bitcoin oleh perusahaan Trump Media & Technology Group.
Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$63.262 atau menguat sekitar 0,35 persen dalam 24 jam terakhir.
Pergerakan tersebut menunjukkan pasar masih mampu menjaga stabilitas meskipun sejumlah faktor negatif terus membayangi sentimen investor.
Sentimen Keamanan Bitcoin dan Investor Institusi Jadi Sorotan
Salah satu perhatian utama datang dari insiden keamanan yang melibatkan dompet perangkat keras Coldcard.
Kerentanan pada sistem tersebut menyebabkan ribuan Bitcoin berpindah tangan setelah penyerang diduga berhasil memanfaatkan kelemahan pada firmware lama yang memungkinkan reproduksi kunci privat secara offline.
Di sisi lain, tekanan pasar juga datang dari aksi penjualan Bitcoin oleh Trump Media & Technology Group.
Perusahaan tersebut kembali melepas ribuan BTC sehingga menambah pasokan aset di pasar.
Kendati demikian, sebagian kepemilikan Bitcoin perusahaan masih dipertahankan sebagai jaminan atas instrumen keuangan yang dimiliki.
Meski dihadapkan pada berbagai sentimen negatif, minat investor institusi terhadap Bitcoin masih terlihat cukup kuat.
Arus dana ke produk exchange-traded fund (ETF) berbasis Bitcoin kembali menunjukkan tren positif setelah sebelumnya mengalami periode arus keluar.
Kondisi tersebut dinilai mampu menjaga keseimbangan permintaan di tengah meningkatnya pasokan dari aksi jual korporasi.

