KITAINDONESIASATU.COM – Kemajuan teknologi yang semakin pesat telah memicu maraknya penipuan online, terutama dengan modus tautan atau link berbahaya.
Modus ini sering kali menjebak korban dengan cara mengarahkan mereka ke situs web tiruan setelah mengklik link yang terlihat aman.
Situs palsu tersebut biasanya meminta informasi sensitif, seperti login akun atau kode OTP, bahkan dapat menginfeksi perangkat korban hanya dalam hitungan detik.
Untuk menghindari risiko ini, penting untuk memeriksa terlebih dahulu apakah link yang diterima aman atau berbahaya.
BACA JUGA : Berkas Kasus Penipuan Oknum Pejabat Banten Dinyatakan P21
4 Cara Cek Keamanan di Internet
Saat ini, terdapat beberapa platform yang bisa membantu memverifikasi keamanan tautan, di antaranya:
1. Google Transparency Report
Platform ini disediakan oleh Google untuk membantu pengguna mendeteksi keberadaan malware atau potensi phising pada sebuah situs web.
Dengan menggunakan layanan ini, warganet bisa mengurangi risiko terkena penipuan dari link palsu.
2. Norton Safe Web
Cara menggunakannya sangat mudah, cukup salin URL yang ingin dicek, tempelkan di kolom pencarian, dan klik ikon “Search.”
Norton akan menampilkan peringkat keamanan situs tersebut beserta ulasan komunitas. Pengguna juga dapat bergabung dengan komunitas untuk menambahkan pendapat atau pengalaman terkait situs tertentu.
3. ScanURL
ScanURL adalah layanan mandiri yang memungkinkan pengguna memeriksa keamanan link melalui koneksi HTTPS yang aman.
Selain mendeteksi link spam, platform ini membantu pengguna menghindari tautan berbahaya, sehingga pengalaman berselancar di internet menjadi lebih aman.
4. VirusTotal
VirusTotal menyediakan alat pemindaian multifungsi berbasis browser untuk menganalisis file dan URL mencurigakan. Platform ini dapat mendeteksi adanya malware pada link yang diperiksa, membantu pengguna menghindari jebakan link palsu.
Dengan memanfaatkan layanan ini, warganet bisa melindungi diri dari penipuan online dan memastikan keamanan saat berselancar di dunia maya. Jangan sampai terjebak hanya karena mengklik link tanpa memeriksa keamanannya terlebih dahulu!





