KITAINDONESIASATU.COM — Pilihan mobil listrik Wuling di Indonesia semakin beragam pada 2026. Pabrikan asal China ini menawarkan sejumlah model dengan karakter berbeda, mulai dari kendaraan kompak untuk mobilitas perkotaan hingga SUV dan MPV yang dirancang untuk kebutuhan keluarga.
Selain New Air ev dan BinguoEV, Wuling menghadirkan Aira ev sebagai pilihan city car serta Eksion EV untuk konsumen yang membutuhkan kendaraan berkapasitas lebih besar.
Lini elektrifikasinya juga mencakup Cloud EV dan Darion yang tersedia dengan teknologi listrik murni maupun plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).
Banyaknya pilihan tersebut membuat konsumen perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar desain. Jarak tempuh, kapasitas kabin, pola penggunaan, dan akses pengisian daya juga penting sebelum menentukan kendaraan.
6 Pilihan Mobil Listrik Wuling dan Keunggulannya
Berikut enam model mobil listrik Wuling yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan mobilitas.
- Aira ev
Aira ev menyasar pengguna yang membutuhkan city car listrik untuk aktivitas harian. Model ini tersedia dalam pilihan Standard Range dan Long Range dengan jarak tempuh yang berbeda berdasarkan standar CLTC.
- New Air ev
New Air ev menawarkan dimensi kompak yang cocok untuk menghadapi lalu lintas perkotaan. Kendaraan ini dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang mengutamakan kemudahan bermanuver dan parkir.
- New BinguoEV
BinguoEV hadir dengan desain hatchback yang khas dan kabin lebih besar dibandingkan city car mungil. Model ini dapat dipertimbangkan untuk mobilitas harian yang membutuhkan ruang lebih fleksibel.
- New Cloud EV
Cloud EV menyasar konsumen yang mengutamakan kenyamanan kabin. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 460 kilometer berdasarkan standar CLTC menjadi salah satu aspek yang bisa dipertimbangkan.
- Eksion EV
Eksion EV hadir sebagai SUV keluarga dengan konfigurasi tiga baris dan kapasitas hingga tujuh penumpang. Model ini cocok dipertimbangkan bagi keluarga yang membutuhkan ruang kabin lebih luas.
- Darion EV dan PHEV
Darion menawarkan format MPV tujuh penumpang dengan dua pilihan teknologi. Versi EV menggunakan tenaga listrik sepenuhnya, sedangkan PHEV menggabungkan sistem penggerak listrik dan mesin pembakaran.




