KITAINDONESIASATU.COM – BYD masih menjadi pemimpin pasar kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV) di China.
Namun, ketatnya persaingan dari produsen lain menunjukkan dominasi perusahaan tersebut tidak bisa dianggap aman di tengah perubahan cepat industri otomotif.
Data penjualan September 2026 memperlihatkan BYD membukukan 246.816 unit kendaraan NEV dengan pangsa pasar 22,8 persen. Meski tetap berada di urutan pertama, penjualannya turun 28,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Geely menempati posisi kedua dengan 119.682 unit dan pangsa pasar 11 persen. Sementara itu, Leapmotor berhasil naik ke posisi ketiga, mengungguli sejumlah merek mapan.
Pesaing Baru BYD Menekan Pemimpin Pasar
Persaingan di pasar mobil listrik China semakin ketat karena sejumlah produsen memperluas produk dan memperkuat penjualan. Selain BYD dan Geely, merek seperti Tesla China, Changan, SAIC-GM-Wuling, Chery, dan Xiaomi Auto juga bersaing memperebutkan konsumen.
Berikut sejumlah merek dengan penjualan NEV tertinggi di China pada September 2026:
- BYD: 246.816 unit
- Geely: 119.682 unit
- Leapmotor: 78.202 unit
- Tesla China: 64.837 unit
- Changan: 61.732 unit
- SAIC-GM-Wuling: 54.810 unit
- Chery: 46.860 unit
- SAIC Passenger Vehicle: 40.280 unit
- Xiaomi Auto: 40.015 unit
- HIMA: 37.490 unit
Data tersebut menunjukkan jarak BYD dengan pesaing terdekat masih besar. Namun, tekanan dari merek lain semakin nyata, terutama dari Leapmotor yang mencatat pertumbuhan penjualan kumulatif sepanjang Januari–September.





