Sebelum dipamerkan di Indonesia, dua kode kendaraan yang diduga merujuk pada BYD Atto 2 sempat muncul dalam data Nilai Jual Kendaraan Bermotor DKI Jakarta. Meski demikian, pencatatan tersebut bukan pengumuman harga jual untuk konsumen.
Nilai jual kendaraan bermotor merupakan data administratif dan tidak otomatis mencerminkan harga akhir di pasar.
Karena itu, konsumen perlu menunggu informasi resmi BYD mengenai varian, fitur, spesifikasi, serta jadwal peluncuran.
Tanpa kepastian tersebut, Atto 2 masih sebatas calon pemain baru yang menjanjikan di pasar SUV listrik Indonesia.(*)





