KITAINDONESIASATU.COM– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor memperkuat digitalisasi sektor pendidikan melalui aplikasi Nakula yang mengintegrasikan berbagai data pendidikan sekaligus menganalisis perkembangan dan mutu pendidikan. Salah satu fitur di dalamnya adalah portal aduan Jaga Teman, yang dirancang untuk membantu mencegah dan menangani kasus perundungan atau bullying di lingkungan pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, saat menghadiri kegiatan Bulan Bahasa sekaligus peluncuran buku puisi dan pantun Serbukatif di SMP Negeri 1 Bogor, Jalan Ir. H. Djuanda Nomor 16, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis 22 Oktober 2026.
Herry menjelaskan, Nakula merupakan aplikasi yang menghimpun berbagai data di dunia pendidikan, mulai dari guru, murid, kurikulum, hingga karakter dan prestasi peserta didik.
Menurutnya, keunggulan Nakula dibandingkan aplikasi pendataan lainnya terletak pada kemampuannya tidak hanya menyajikan data secara real-time, tetapi juga menganalisis data yang telah dihimpun.
“Kalau kita melihat jumlah guru, akan muncul jumlah guru. Begitu juga jumlah murid. Namun, Nakula tidak berhenti sampai di situ. Aplikasi ini juga menganalisis data yang masuk, termasuk rapor pendidikan, potensi anak, pembangunan pendidikan, dan kemampuan akademis peserta didik,” ujar Herry.
Ia menegaskan, analisis data tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengambilan kebijakan pendidikan yang lebih terarah. Dengan demikian, data yang terkumpul tidak sekadar menjadi informasi administratif, tetapi juga dapat digunakan untuk memahami kondisi serta kebutuhan pendidikan di Kota Bogor.
Jaga Teman, Portal Aduan untuk Cegah Perundungan
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan Kota Bogor, Ahmad Furqon, menjelaskan bahwa Nakula merupakan rumah besar bagi pangkalan data terpadu di lingkungan Disdik Kota Bogor.
Data yang dihimpun mencakup berbagai aspek, di antaranya mutu pendidikan, kurikulum, pembiayaan, serta kesiswaan. Pada bidang kesiswaan, data yang tersedia tidak hanya berkaitan dengan prestasi dan mutasi peserta didik, tetapi juga mencakup portal aduan Jaga Teman.
Jaga Teman merupakan kanal pengaduan yang dapat dimanfaatkan anak-anak untuk melaporkan tindakan kekerasan, baik yang terjadi di lingkungan sekolah, di luar sekolah, maupun di ruang digital atau siber.
Melalui portal tersebut, laporan yang masuk akan diteruskan kepada pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan guru bimbingan konseling (BK), sehingga penanganannya dapat dipantau secara berkelanjutan.
“Ketika ada laporan, notifikasinya langsung masuk kepada saya, kepala sekolah, dan guru BK. Dinas Pendidikan juga bisa memonitor sejauh mana laporan tersebut sudah diselesaikan,” jelas Furqon.
Ia menambahkan, sistem tersebut memungkinkan Dinas Pendidikan memantau proses penanganan setiap pengaduan. Apabila laporan belum ditindaklanjuti atau diselesaikan, pihaknya dapat melakukan intervensi maupun memberikan teguran kepada pihak terkait.
Dengan mekanisme tersebut, penanganan kasus tidak berhenti pada penerimaan laporan, tetapi juga mencakup pemantauan terhadap proses dan penyelesaiannya.
“Kita tidak hanya memiliki data tentang laporan, tetapi juga data mengenai penyelesaiannya,” tambahnya.
Diterapkan di Seluruh SMP Kota Bogor
Furqon berharap kehadiran Jaga Teman dapat meningkatkan upaya pencegahan perundungan sekaligus memperkuat perlindungan terhadap peserta didik di Kota Bogor.
Saat ini, implementasi Jaga Teman berada dalam lingkup pendidikan SMP dan mulai diterapkan melalui uji coba di SMP negeri. Selanjutnya, program tersebut akan diperluas ke seluruh SMP swasta di Kota Bogor.
Ia juga menyampaikan bahwa sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan, penggunaan Jaga Teman direncanakan untuk diperluas ke jenjang sekolah dasar (SD).
Deklarasi Jaga Teman tingkat Kota Bogor dilaksanakan pada Kamis 22 Oktober 2026. Kegiatan deklarasi selanjutnya dijadwalkan berlangsung di satuan pendidikan pada Jumat dan Senin berikutnya sebagai bagian dari upaya menyebarluaskan gerakan antiperundungan di lingkungan sekolah.
Menurut Furqon, perluasan sosialisasi tersebut diharapkan dapat membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan.
Pelaporan Cukup dengan Memindai Kode QR
Untuk memudahkan akses, peserta didik dapat menggunakan Jaga Teman melalui layanan berbasis web. Mekanisme pelaporan dilakukan dengan memindai kode QR yang tersedia pada selebaran informasi, kemudian mengisi formulir pengaduan sesuai kejadian yang dilaporkan.
Furqon menjelaskan bahwa Jaga Teman merupakan salah satu fitur yang terintegrasi dalam aplikasi Nakula, sehingga pengelolaan pengaduan menjadi bagian dari sistem data pendidikan Kota Bogor.
Melalui integrasi tersebut, Dinas Pendidikan tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan data pendidikan, tetapi juga memperkuat mekanisme pengawasan dan penanganan persoalan yang dihadapi peserta didik.
Kehadiran Nakula dan Jaga Teman diharapkan dapat mendukung terciptanya tata kelola pendidikan yang lebih terukur, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan dan keselamatan anak di lingkungan pendidikan Kota Bogor.





