KITAINDONESIASATU.COM – Saham Meta dilaporkan turun lebih dari 5 persen setelah muncul laporan bahwa perusahaan induk Facebook dan Instagram itu berpotensi menghimpun dana hingga puluhan miliar dolar AS untuk mendukung ekspansi besar-besaran di sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Laporan Financial Times menyebut Meta tengah mempertimbangkan penjualan saham baru untuk membiayai pembangunan infrastruktur AI yang semakin agresif.
Langkah tersebut muncul tidak lama setelah Alphabet mengumumkan rencana penggalangan dana sebesar 85 miliar dolar AS guna memperkuat investasi teknologi AI mereka.
Meski begitu, Meta membantah laporan tersebut dan menyebut informasi yang beredar masih sebatas spekulasi. Perusahaan menegaskan tetap fokus mencari pendanaan paling fleksibel untuk mendukung peluang besar di sektor AI.
Persaingan AI Picu Pengeluaran Fantastis Meta
Meta dan Alphabet kini menjadi dua raksasa teknologi yang berlomba membangun infrastruktur AI demi memenuhi tingginya permintaan pasar global. Pada April 2026, Meta bahkan menaikkan proyeksi belanja modal menjadi 145 miliar dolar AS.
Sementara itu, Alphabet meningkatkan proyeksi belanja modal hingga 190 miliar dolar AS. Meski sama-sama agresif berinvestasi di AI, performa saham keduanya berbeda.




