Kehadiran ponsel dengan baterai jumbo menunjukkan bahwa persaingan industri smartphone mulai bergerak ke arah yang lebih beragam.
Jika sebelumnya peningkatan kemampuan kamera dan jumlah megapiksel menjadi salah satu strategi utama produsen, kini ketahanan baterai juga menjadi nilai jual yang semakin diperhitungkan.
Samsung dan Google masih bertahan di kisaran 5.000 mAh
Di tengah tren peningkatan kapasitas baterai yang dilakukan sejumlah produsen China, beberapa merek besar seperti Samsung, Apple, dan Google masih menggunakan kapasitas baterai yang relatif lebih kecil pada perangkat kelas atasnya.
Samsung, misalnya, disebut masih mengandalkan baterai sekitar 5.000 mAh pada Galaxy S26 Ultra maupun seri Galaxy Z Fold8. Sementara itu, Pixel 11 Pro XL dari Google diklaim membawa baterai berkapasitas 5.115 mAh.
Perbedaan kapasitas tersebut memperlihatkan jarak yang cukup lebar jika dibandingkan dengan Redmi K100. Dengan kapasitas 10.000 mAh, ponsel Xiaomi itu menawarkan daya tampung hampir dua kali lipat dibandingkan sejumlah perangkat premium tersebut.





