KITAINDONESIASATU.COM – Meta telah berkembang jauh melampaui identitasnya sebagai perusahaan di balik Facebook.
Di bawah kepemimpinan Mark Zuckerberg, perusahaan ini memperluas bisnis melalui berbagai akuisisi strategis dan investasi di bidang teknologi, mulai dari media sosial hingga virtual reality (VR).
Kini, Meta melayani miliaran pengguna aktif setiap hari dan menjadi salah satu perusahaan teknologi paling bernilai di dunia dengan sumber pendapatan utama dari iklan digital.
Daftar Perusahaan Besar yang Berada di Bawah Naungan Meta
Meta memiliki sejumlah platform dan teknologi yang menjadi tulang punggung pertumbuhan bisnisnya. Berikut lima di antaranya:
- Facebook
Platform media sosial yang diluncurkan pada 2004 ini masih menjadi produk utama Meta. Facebook tetap menjadi salah satu jejaring sosial terbesar di dunia dan menjadi sumber pendapatan iklan terbesar bagi perusahaan. - Instagram
Diakuisisi pada 2012, Instagram berkembang dari aplikasi berbagi foto menjadi platform video pendek, belanja digital, dan media bagi kreator konten. Fitur Reels menjadi andalan untuk bersaing di era konten singkat. - WhatsApp
Meta membeli WhatsApp pada 2014 dan mengembangkannya menjadi aplikasi pesan instan dengan miliaran pengguna. Selain komunikasi pribadi, WhatsApp kini banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan bisnis. - Messenger
Messenger menawarkan layanan pesan instan, panggilan suara dan video, hingga fitur bisnis. Aplikasi ini menjadi bagian penting dalam ekosistem komunikasi Meta. - Oculus (Meta Quest)
Melalui akuisisi Oculus, Meta memperkuat posisinya di industri virtual reality. Headset Meta Quest kini digunakan untuk gaming, hiburan, hingga pengalaman digital yang lebih imersif.




