Strategi tersebut sejalan dengan ambisi Meta memperkuat posisi Instagram sebagai platform perdagangan sosial modern.
Dengan memanfaatkan otomatisasi AI, perusahaan berharap pengalaman belanja digital menjadi lebih cepat, efisien, dan nyaman.
Selain mengembangkan model internal bernama Muse Spark, Meta juga masih memanfaatkan teknologi AI pihak ketiga untuk tahap awal pengembangan Hatch sebelum resmi diperkenalkan ke publik.(*)



