Meski divisi Reality Labs masih mencatat kerugian besar akibat investasi riset, perusahaan tetap optimistis perangkat wearable akan menjadi bagian penting dari kehidupan digital di masa depan.
Jika prediksi tersebut terwujud, kacamata pintar berpotensi menjadi pengganti smartphone dalam beberapa tahun mendatang.(*)






