KITAINDONESIASATU.COM – Smartphone selama hampir dua dekade menjadi perangkat utama yang digunakan manusia untuk berkomunikasi, bekerja, hingga menikmati hiburan.
Namun, sejumlah tokoh besar industri teknologi mulai memprediksi bahwa dominasi ponsel pintar bisa perlahan tergeser oleh perangkat baru yang menawarkan pengalaman lebih alami.
Perubahan tersebut diperkirakan datang dari teknologi wearable, terutama kacamata pintar berbasis augmented reality atau AR.
Perangkat ini dianggap mampu mengurangi ketergantungan manusia terhadap layar ponsel yang selama ini selalu berada di genggaman.
Kacamata Pintar Diprediksi Jadi Pengganti Smartphone
CEO Snap Evan Spiegel melihat adanya perubahan kebiasaan pengguna yang mulai merasa jenuh dengan aktivitas menatap layar.
Melalui perangkat AR bernama Specs, Snap mencoba menghadirkan konsep komputasi baru yang memungkinkan pengguna menikmati teknologi tanpa harus terus melihat layar.
Kacamata pintar tersebut dirancang untuk menampilkan informasi secara langsung melalui pandangan pengguna. Teknologi ini menawarkan pengalaman hands free yang membuat aktivitas digital terasa lebih menyatu dengan kehidupan sehari-hari.
Selain Snap, sejumlah pemimpin teknologi lain juga memiliki pandangan serupa. Perkembangan kecerdasan buatan, agen AI, dan perangkat wearable dinilai dapat mengubah cara manusia menggunakan teknologi.


