“Kami berharap program ini dapat menjadi solusi untuk mengurangi penebangan pohon dan mengatasi masalah sampah plastik yang semakin menumpuk,” ujar Hadi, satu pengolah sampah Masjid Nurul Asri.
Mulai bulan ini, Masjid Nurul Asri juga telah meluncurkan layanan penjemputan sampah melalui brand “Sampah.pro”. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk memudahkan proses pengumpulan sampah yang akan diolah.
Masyarakat antusias dengan layanan penjemputan, berharap semakin banyak yang terlibat dalam program ini. Selain membantu mengurangi sampah, mereka juga berkontribusi dalam menciptakan produk yang bermanfaat.
Material plastik hasil olahan ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pembuatan furnitur, bahan bangunan, dan kerajinan tangan.
Inovasi ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga keagamaan lainnya untuk turut berperan aktif dalam pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis daur ulang.(dimas)
