Bangsa-bangsa: Rasisme, Stereotipe, dan Agenda Politik

Bangsa-bangsa: Rasisme, Stereotipe, dan Agenda Politik

Opini Kita

KETIKA musim panen politik, pada siklus lima tahunan, pertarungan para politikus sangat keras. Semenjak era electoral demoracy di mana suara rakyat paling menentukan, politikus habis-habisan mengeluarkan jurus agar dapat kursi. Sungguh ironis, kampanye bukan soal elaborasi program kerja tetapi lebih marak kampanye hitam yang dilarang konstitusi. Pasal 280 UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, sudah jelas melarang “menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu yang lain” atau “menghasut dan mengadu domba perseorangan atau pun masyarakat”.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.