KITAINDONESIASATU.COM – Teka-teki penyebab pembunuhan sadis sekeluarga di Indramayu akhirnya terkuak. Polisi berhasil mengungkap motif di balik kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Indramayu, yang jasadnya ditemukan terkubur dalam satu lubang di belakang rumah mereka. Kasus ini bermula dari konflik sepele terkait uang sewa mobil.
Dua pelaku, R dan P, ditangkap setelah buron selama beberapa hari. Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang mengungkapkan, motif utama pembunuhan ini adalah dendam dan sakit hati. Pelaku R diketahui sempat menyewa mobil milik korban Budi Awaludin. R telah membayar uang sewa sebesar Rp 750.000. Namun, mobil yang akan disewa ternyata mengalami kerusakan.
Saat R meminta uangnya kembali, korban Budi menolak karena uang tersebut sudah terpakai. Penolakan ini memicu kemarahan R, yang kemudian merencanakan pembunuhan.
R mengajak P untuk membantunya. Mereka kemudian secara keji menghabisi nyawa lima orang, termasuk dua anak-anak dan satu bayi pada Kamis 29 Agustus 2025. Setibanya di rumah korban, kedua pelaku langsung membunuh para korban dengan sadis.
Setelah para korban tewas, pelaku menguburkan jasad mereka dalam satu liang dan membersihkan lokasi untuk menghilangkan jejak. Pelaku kemudian menggeledah rumah korban. Mereka membawa kabur uang tunai Rp7 juta, 3 telepon seluler dan perhiasan yang dipakai anak korban.
Kedua pelaku kini diancam dengan hukuman mati atas perbuatan mereka yang telah menghabisi nyawa lima orang, termasuk bayi usia 10 bulan anak pemilik rumah.


