KITAINDONESIASATU.COM – Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Dani Hamdani, mengungkapkan minimnya bukti dari rekaman CCTV menjadi salah satu kendala utama dalam mengungkap kasus penyiraman air keras di Medan Satria, Kota Bekasi.
Menurutnya, rekaman CCTV yang tersedia belum mampu mengidentifikasi wajah pelaku maupun memberikan informasi detail terkait kasus tersebut.
“Kami masih menghadapi kesulitan besar karena data yang ada, termasuk dari CCTV, tidak cukup jelas untuk mengenali pelaku,” ujar Dani dalam keterangannya, Senin (16/12/2024).
Meski demikian, Dani menegaskan bahwa pihak kepolisian tetap bekerja keras untuk menyelesaikan kasus ini.
Tim Buser Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota turut diterjunkan untuk mendukung penyelidikan oleh Polsek Medan Satria.
Ia pun meminta masyarakat untuk berkontribusi dalam memberikan informasi tambahan guna mempercepat proses pengungkapan.
“Kami berharap ada bantuan dari masyarakat untuk melengkapi informasi yang saat ini masih terbatas,” tambahnya.


