Hukum

Mahasiswi Terjun dari Gedung, Pacar Sebut tak Ada Kata Putus

×

Mahasiswi Terjun dari Gedung, Pacar Sebut tak Ada Kata Putus

Sebarkan artikel ini
pacar
Ilustrasi. foto: pixabay.com

KITAINDONESIASATU. COM – Kisah Mahasiswi Universitas Ciputra (UC) Surabaya, Sharlene Namira Vilensia (20), melakukan aksi nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 22 di kampusnya masih menyisakan kisah.

Dalam aksi ini diduga dipicu oleh masalah hubungan asmara, karena putus cinta.

Menanggapi kejadian tersebut, mantan pacar Sharlene memberikan klarifikasi.

Melalui media sosial Instagram korban, mantan pacarnya membantah telah mengakhiri hubungan dengan Sharlene.

Pria tersebut diduga masih mengakses akun Instagram Sharlene, @shnaval.

“Saya tidak ada keluar satu pun kata putus, bukan saya ingin menyalahkan almarhumah karena memutuskan saya, tapi saya juga menanggung beban atas kepergian almarhumah,” jelasnya pakai akun korban saat menjawab pertanyaan salah satu netizen di kolom komentar Instagram, Kamis (19/9/2024).

Baca Juga  Penyelidikan Kasus Pandji Berlanjut, Polisi Dalami Saksi

Dia mengungkapkan bahwa dia masih memiliki rasa sayang rasa cinta kepada korban.

Oleh karena itu, pria tersebut memohon doa agar almarhumah Sherlene diberi kedamaian di sisi Tuhan.

“Saya sayang kepada almarhumah, namun Tuhan lebih sayang dengan almarhumah. Mohon doanya agar almarhumah bisa tenang di sisi yang maha kuasa,” ujarnya.

Kekasih Sharlene membenarkan bahwa dirinya yang menggunakan akun Instagram korban.

“Benar saya pacarnya, untuk bertanya-tanya sebaiknya ditunda terlebih dahulu karena saya dan keluarga sedang berduka kehilangan orang yang kami sayang,” katanya.

Baca Juga  Ditegur Agar Tidak Merokok, Pria ini Ngamuk Banting HP Milik Ibu Gendong Bayi

“Mohon maaf sebelumnya, akan saya kabari ketika saya sudah berbicara dengan keluarga almarhumah,” sambungnya.

Sharlene Namira Vilensia, yang akrab dipanggil Ci Sharlene, diduga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya setelah hubungan asmaranyaintim no yang telah berlangsung selama tujuh bulan berakhir.

Dugaan ini muncul karena sebelum tindakan nekat tersebut, ia sempat menghubungi mantan pacarnya.

“Kita menemukan petunjuk pada Selasa, 17 September 2024 pukul 22.00 WIB korban menghubungi mantannya bilang ‘jaga diri baik-baik aku pamit’,” ujar Kapolsek Lakarsantri, Kompol M Akhyar. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *