“Biasanya, lembaga hukum kami memiliki aturan dan persyaratan tertentu menerima pengacara,” ucapnya.
Sejak mahasiswa, mereka dilatih oleh dosen untuk mengenal seluk-belum persidangan. Seperti yang dilakukan Guntur, mahasiswa fakultas hukum Universitas Nasional ini yang dikoordinir ketua kelompok, bertandang ke PN Jakarta Selatan.
“Saya disuruh dosen untuk melihat bagaimana jalannya persidangan di bidang pidana,” ucap Guntur, pada Selasa kemarin (14/1) di Jakarta.
Mahasiswa yang mengambil jurusan pidana ini, akan memberikan laporan kepada dosennya yang bernama Umar Husein, setelah menyelesaikan tugas kunjungan ke pengadilan.
“”Penugasan kami ke pengadilan, merupakan bagian dari penilaian yang akan diberikan dosen di akhir semester,” tutur mahasiwa semester lima ini.
Setiap hari, memang, selalu ada kelompok-kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta datang ke PN Jaksel, guna mengenal dan mengetahui jalannya persidangan.
Seperti hari ini, Rabu (15/1), terlihat setidaknya ada tiga kampus yang terlihat sibuk menghadiri persidangan. Salah satunya, dari Universitas Indonesia.
Namun, terkadang ada juga yang berasal dari luar Jakarta. Seperti beberapa hari yang lalu, ada sekelompok mahasiswa dari Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur, sengaja datang menghadiri sidang-sidang yang tengah digelar di PN Jaksel.
Begitulah. Sejak dini, para mahasiswa jurusan hukum ini diperkenalkan oleh para dosen pengajar tentang seluk-beluk persidangan di pengadilan.


