KITAINDONESIASATU.COM – Kasus tawuran antar-remaja dari hari ke hari kian merebak, membuat kepolisian harus kerja ekstra guna menurunkan jumlah perkelahian yang terjadi di antara para pelajar dan pemuda.
“Data tiga bulan saja, yang dirilis Polda Metro Jaya, dengan ratusan tawuran membikin miris hati,” kata Kapolsek Cengkareng Kompol Stanlly Soselisa kepada wartawan, pada Jumat (27/9/2024) di Jakarta.
Dalam upaya mencegah aksi tawuran antar-pelajar yang kerap terjadi, Polsek Cengkareng melalui Unit Pembinaan Masyarakat (binmas) Polsek Cengkareng memberikan edukasi dan imbauan dalam bentuk pemasangan spanduk berisi peringatan ‘Stop Tawuran’.
Di spanduk juga tertulis bahaya akibat tawuran serta ancaman pidana. Pemasangan spanduk dalam upaya menjaga kondusifitas kamtibmas ini, dilakukan di gerbang masuk sekolah-sekolah SMP, SMA, dan SMK yang berada di wilayah hukum Polsek Cengkareng.
“Kegiatan pemasangan spanduk peringatan ini sebagai pengingat, bahwa setiap perilaku yang mengganggu kondusifitas kamtibmas, ada ancaman pidana yang cukup berat,” ucapnya.


