KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa pembentukan tim independen pencari fakta sangat penting untuk menguak siapa dalang, penyandang dana, hingga aktor intelektual di balik kerusuhan brutal yang menunggangi demonstrasi rakyat.
‘’Jangan biarkan mereka (pelaku kejahatan) lari dan menghilangkan barang bukti,” tegas Yusril, Sabtu, 13 September 2025.
Namun Yusril juga menekankan, meski tim investigasi masih dalam tahap wacana, negara tidak boleh berdiam diri. Aparat penegak hukum sudah bergerak menangkap pelaku perusakan, penjarahan, hingga pembakaran yang menodai aksi unjuk rasa.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui usulan masyarakat sipil dan GNB untuk membentuk komisi independen yang menyelidiki tragedi tersebut.
GNB bahkan menegaskan bahwa unjuk rasa mahasiswa, pelajar, dan aktivis adalah hak konstitusional rakyat, dan tidak boleh difitnah sebagai penyebab kerusuhan.
Kerusuhan yang kini dijuluki “Prahara Agustus” meninggalkan luka mendalam, korban tewas mencapai 10 orang, termasuk seorang driver ojek online yang dilindas kendaraan taktis Brimob. (*)

