KITAINDONESIASATU.COM – Polres Jombang mengungkap hasil autopsi kasus pembunuhan di Masterpieace Babershop di Jl Wahidin Sudirohusodo, Kota Jombang, Jawa Timur, Kamis (9/1/2025).
Dalam peristiwa itu remaja bernama Septian Adi Ferdiansyah (24) meninggal dunia dengan tiga luka ditubuhnya.
Selain itu juga terdapat luka gores di dada dan tusukan di dada dan leher menjadi memicu penyebab utama kematian korban.
Peristiwa penghabisan nyawa Septian Adi dilatarbelakangi kisah cinta segitiga di antara kedua oran dan seorang wanita.
Peristiwa yang terjadi pada pukul 22:00 WIB ini keduanya sudah saling mengenal sebelumnya, pelaku sebagai pekerja di Barbershop Masterpiece.
Sementara korban bekerja di minimarket kemudian mendatangi tempat kerja pelaku hingga terjadi cekcok dan pembunuhan di lokasi tempat kerja pelaku.
Menurut informasi ternyata keduanya terlibat cinta segi tiga dengan seorang wanita berinisial En (24) yang kini berpacaran dengan korban Septian.
Sebelum berpacaran dengan Septian ternyata En merupakan tunangan dari pelaku F, hubungan mereka berantakan meskipun sudah sampai tahap lamaran.
Dari informasi lain hubungan pelaku F dengan wanita En ini benar-benar sudah dekat karena En sudah sempat dilamar korban namun akhirnya kandas di tengah jalan.
Tidak diketahui penyebab bubarnya hubungan keduanya ini dilatargelakangi masalah apa, namun yang pasti pelau tiba-tiba mengirim video asusila ke Septian.
Duel Pegawai Mini Market vs Tukang Cukur Diduga Masalah Wanita, Remaja Kediri Kehilangan Nyawa
Konten asusial yang dikirim ke korban diduga berisi konten asusia tentang pacarnya, sementara video dikirim untuk mengintimidasi korban agar tidak berlanjut dengan mantan pacarnya atau wanita En.
Video yang dikirimkan pelaku ke korban ternyata memicu pertengkaran hingga korban mendatangi tempat kerja pelaku untuk mempertanyatakan maksut mengirim video asusila kepadanya.
Di tempat kerja pelaku atau di Barbershop Masterpiece inilah kemudian korban dihabisi secara brutal oleh pelaku hingga terjadi pembunuhan brutal.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra kepada wartawan di Jombang menjelaskan jika pelaku menyerang korban hingga mengalami luka yang serius, hingga korban kehilangan nyawanya.
Pihak Polres Jombang hingga saat ini terus mendalami kasus ini guna mengungkap lebih lanjut motif dan fakta lain yang mungkin disembunyikan oleh pelaku dalam kasus ini. **

