“Terlapor ajudannya Atta Halilintar. Jadi pelapornya adalah orang yang diancam, beberapa wartawan yang diancam oleh pihak ajudannya, pengawalnya Atta Halilintar. Ini pengancaman terhadap wartawan atau orang yang sedang memberitakan,” ujarnya.
Pengancaman itu terjadi saat Atta Halilintar melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (3/9). Saat itu, bodyguard berjalan mengawal Atta Halilintar yang baru selesai melaporkan kasus pencemaran nama baik.
“Hei, jangan shoot saya. Tolong jangan shoot saya,” ucap bodyguard sambil menunjuk ke arah wartawan yang sedang meliput.
“Sampai saya lihat ada muka saya di TV, saya culik satu-satu,” ujarnya.
Video ancaman ini pun tersebar ke media sosial. Terlapor kemudian minta maaf kepada awak media dan menyebut ungkapannya dilakukan secara spontan. “Saya mohon maaf,” katanya. (*)

