KITAINDONESIASATU.COM – Warga Jakarta Barat yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), akibat gigatan nyamuk aedes aegypti menunjukkan kenaikan dari Januari hingga April 2025. Keadaan ini cukup mengkhawatirkan dan warga mesti waspada.
Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mencatat, pada Januari 2025 terdapat 186 kasus DBD, kemudian 211 kasus DBD pada Februari, 254 kasus pada Maret, 254 kasus DBD pada April 2025, lalu hingga 15 Mei 2025 ada 75 kasus.
Penyebab meningkatnya kasus DBD di wilayah Jakarta Barta lantaran salah satunya adalah faktor kelembaban dan suhu udara.
“Suhu rata-rata optimum untuk perkembangan nyamuk antara berkisar 25 derajat Celcius- 27 derajat Celcius,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudinkes Jakarta Barat, Arum Ambarsari, Senin, 19 Mei 2025.
Terkait hal ini, pihaknya terus menggencarkan pemantauan vektor atau jentik nyamuk DBD dengan melakukan sidak jentik nyamuk ke rumah-rumah warga melalui juru pemantau jentik (jumantik). (*)
