KITAINDONESIASATU.COM – Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo terus menunjukkan perkembangan yang mengkhawatirkan. Pemerintah setempat melaporkan jumlah korban meninggal dunia kini telah mencapai 625 orang, seiring meningkatnya kasus infeksi di sejumlah wilayah.
Kementerian Komunikasi dan Media RD Kongo mencatat hingga saat ini terdapat 1.792 kasus Ebola yang telah terkonfirmasi, sementara 295 pasien dilaporkan berhasil sembuh setelah menjalani perawatan.
Di tengah lonjakan kasus, Menteri Kesehatan, Roger, Kamba mengumumkan dua provinsi baru, yakni Tshopo dan Haut-Uele, resmi dimasukkan ke dalam wilayah terdampak setelah masing-masing ditemukan dua kasus positif Ebola.
Meluasnya penyebaran virus membuat pemerintah terus meningkatkan langkah pengendalian guna mencegah wabah menjangkau lebih banyak daerah.
Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional sejak Mei 2026.
WHO juga memperingatkan bahwa risiko penyebaran Ebola ke wilayah lain di kawasan Afrika masih tergolong tinggi sehingga diperlukan pengawasan dan respons cepat dari seluruh pihak. (Sumber: Sputnik)




