KITAINDONESIASATU.COM – Satriya Arta Kumbara tengah menjadi sorotan publik di Tanah Air. Mantan TNI AL itu diisukan menjadi tentara bayaran atau mercenary Rusia. Benarhkah kabar tersebut?
Satriya sendiri membantah dirinya menjadi tantara bayaran, yang benar adalah dirinya telah masuk sebagai tantara Angkatan Darat (AD) Rusia.
“Saya tantara organik AD Rusia, bukan tenatra bayaran,’’ ujar Satriya, dikutip, Sabtu, 10 Mei 2025.
Satriya saat ini ditugaskan Rusia untuk berperang melawan Ukraian. Ia bergabung dengan regular Rusia, yang berasal dari rekruktmen berbagai negara.
Ia berperang bersama rekan-rekannya dari sejumlah negara, yakni negara China, Kamerun, Ghana, dan Kolombia.
Melansir dari https://sipp.dilmil-jakarta.go.id/, Satriya disidangkan di Pengadilan Militer (Dilmil) II-08 Jakarta, karena absen berdinas selama lebih 30 hari bertutur-turut.
Dipecat dari TNI AL
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma I I Made Wira Hady Arsanta Wardhana mengatakan, bahwa Satriya disidang tanpa kehadiran karena alasan desersi.
Satriya diputus in absentia Dilmil II-08 Jakarta dengan nomor putusan No. 56-K/PM.II-08/AL/IV/2023 tanggal 6 April 2023 dan Akta Berkekuatan Hukum Tetap No. AMKHT/56-K/PM.II-08/AL/IV/2023 tanggal 17 April 2023.
Satriya dipenjara satu tahun atas tindakannya tersebut dengan oditur I Made Adnyana, S.H. Serda Satriya juga masih terkena hukuman tambahan dipecat dari TNI AL. (*)
