KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Trump secara mengejutkan mengumumkan sebuah kesepakatan bersejarah untuk segera membuka kembali Selat Hormuz tanpa tol dan secara resmi mengakhiri blokade AS di kawasan vital tersebut.
Pengumuman ini langsung menjadi berita utama di seluruh dunia setelah konflik brutal yang dipicu oleh serangan AS dan Israel sejak bulan Februari lalu nyaris menyeret Timur Tengah ke dalam perang total.
Kabar gembira ini dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Pakistan yang menyatakan bahwa perjanjian tersebut mencakup penghentian operasi militer di seluruh front, termasuk Lebanon.
Penandatanganan resmi dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni di Swiss.
Rincian kesepakatan ini sangat detail, meliputi pembersihan ranjau di selat, perpanjangan gencatan senjata, serta penundaan pembahasan isu nuklir dan sanksi yang selama ini menjadi batu sandungan diplomasi.
Tak hanya itu, Trump juga dikabarkan marah besar dan menegur keras serangan terbaru Israel di Beirut yang terjadi tepat ketika pembicaraan damai hampir selesai.
Reaksi pasar terhadap pengumuman ini sangat instan dan drastis; harga minyak anjlok tajam di pasar berjangka begitu berita ini mencuat, memberikan sedikit napas lega bagi ekonomi global yang selama ini cekikikan akibat krisis energi.

