Berita Utama

Tolak Promosi Film karena Adegan Dewasa, Ratu Sofya Disomasi HAS Pictures

×

Tolak Promosi Film karena Adegan Dewasa, Ratu Sofya Disomasi HAS Pictures

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 05 23 at 06.59.23
Artis muda dan berbakat Safira Ratu Sofya disomasi gegara enggan promosi film yang dibintangi. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan tanah air. Aktris muda Safira Ratu Sofya secara resmi dijatuhi somasi oleh rumah produksi HAS Pictures, perusahaan film yang digawangi oleh Haldy Sabri dan Irish Bella. Langkah hukum ini diambil menyusul sikap sang aktris yang enggan terlibat dalam rangkaian kegiatan promosi film terbaru mereka yang berjudul Dosa Penebusan atau Pengampunan.

Perwakilan HAS Pictures, Reza Aditya, menjelaskan bahwa penolakan Ratu Sofya tersebut sangat merugikan pihak produksi, mengingat ia memegang peran krusial sebagai salah satu tokoh utama.

Alasan keengganan Ratu Sofya mencuat setelah ia secara terbuka mengungkapkan ketidaknyamanannya terkait keberadaan adegan dewasa (sex scene) dalam film tersebut melalui sebuah tayangan podcast yang viral di media sosial. Ia juga sempat mengklaim tidak disediakan pemeran pengganti (body double).

Pihak HAS Pictures menyayangkan pernyataan tersebut dan langsung memberikan klarifikasi tegas. Menurut kru di lapangan, proses syuting berjalan sangat lancar dan menyenangkan dari awal hingga selesai tanpa keluhan. Pihak produksi juga menegaskan bahwa mereka sebenarnya sudah menyiapkan body double, namun sang aktris sendiri yang menolaknya saat di lokasi syuting.

“Kami menuntut Safira Ratu Sofya untuk segera dan seketika melaksanakan kewajibannya terkait promosi film, baik melalui media sosial pribadinya maupun jadwal promosi yang telah disusun perusahaan,” ujar Takwa, Kuasa Hukum HAS Pictures.

Sebelum somasi resmi ini dilayangkan, kedua belah pihak sempat mengadakan pertemuan tatap muka untuk melakukan mediasi. Namun, musyawarah tersebut berakhir buntu tanpa menghasilkan titik temu.

Pihak HAS Pictures kini menegaskan akan menempuh jalur hukum yang lebih tegas apabila tuntutan promosi tersebut tidak segera diindahkan secara profesional oleh sang aktris sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati bersama.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *