Awalnya, Herdman memanggil 24 nama. Namun, Dean James harus rela dicoret dari daftar final demi memenuhi kuota administrasi.
“Kemarin itu yang kita panggil 24. Nah, karena hanya 23 yang bisa didaftarkan, maka satu kita coret,” jelas Sumardji, juru bicara tim kepada media.
Waspadai Serangan Balik Mematikan
Herdman tidak meremehkan lawan. Pelatih yang resmi menangani Timnas sejak Januari 2026 ini menilai Saint Kitts and Nevis memiliki ancaman serius lewat skema serangan balik cepat.
Berdasarkan analisis tim pelatih, lawan mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, serta pola permainan lugas yang langsung menusuk ke depan.
Karena itu, lini belakang Merah Putih dituntut tampil disiplin tinggi dan tidak boleh lengah sedetik pun.
Lawan Tak Gentar Tekanan Publik
Di sisi lain, pelatih Saint Kitts and Nevis, Marcelo Augusto Silva Serrano, memastikan timnya datang tanpa rasa gentar.
