KITAINDONESIASATU.COM – Dinamika internal menyelimuti Partai Ummat menyusul pernyataan kritis yang dilontarkan oleh Ketua Majelis Syura, Amien Rais. Pernyataan yang menyasar Prabowo Subianto dan Mayor Teddy Indra Wijaya tersebut menuai reaksi keras dari dalam tubuh partai sendiri, yang menganggap komentar tersebut sudah melampaui batas atau “offside”.
Ketua DPP Partai Ummat Aznur Syamsu menyayangkan momentum dan substansi pernyataan tersebut karena dinilai tidak sejalan dengan sikap resmi organisasi. Sejumlah pengurus menilai bahwa kritik yang disampaikan Amien Rais bersifat personal dan justru dapat merugikan posisi politik partai di kancah nasional.
Langkah ini dianggap kontraproduktif terhadap upaya partai dalam membangun citra positif dan menjalin komunikasi politik yang konstruktif dengan berbagai pihak. “Itu pernyataan pribadi Pak Amien Rais, tidak ada kaitannya dengan Partai Ummat,” ujarnya Sabtu 2 Mei 2026.
Kejadian ini memicu desakan agar koordinasi antara Majelis Syura dan pengurus eksekutif diperkuat guna memastikan komunikasi publik tetap solid dan satu pintu. Partai Ummat menegaskan pentingnya sikap yang lebih terukur demi menjaga stabilitas internal dan menghindari kegaduhan yang tidak perlu.
Harapannya, evaluasi gaya komunikasi politik ini dapat membawa partai fokus pada agenda besar dan kepentingan konstituen ke depannya. (*)
