KITAINDONESIASATU.COM – Media Iran melaporkan terjadinya ledakan dan terdengar di Teheran, Iran pada Senin (23/3/2026) pagi Israel mengumumkan telah melancarkan gelombang serangan baru.
Dilansir Arabnews lebih dari satu jam setelah laporan tersebut sampaikan, kepulan asap hitam tebal masih terlihat membubung dari satu titik di Teheran timur.
“Ledakan terdengar di Teheran,” tulis media lokal Mehr di Telegram, sementara kantor berita Fars mengatakan serangan udara telah menargetkan lima wilayah di ibu kota Iran, suara ledakan yang mengerikan telah dilaporkan telah terjadi.
Lebih dari satu jam setelah laporan tersebut, kepulan asap hitam tebal masih terlihat membubung dari satu titik di Teheran timur, seperti yang dicatat oleh seorang jurnalis AFP.
Dalam sebuah unggahan di Telegram, militer Israel mengatakan “telah memulai gelombang serangan skala besar yang menargetkan infrastruktur rezim teror Iran di Teheran.” tulisnya.
Sementara korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan bahwa setiap ancaman terhadap Iran akan dijawab pada tingkat yang sama yang diperlukan untuk membangun efek jera.
Dikatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setiap ancaman terhadap Iran akan ditanggapi dengan tingkat yang sama yang diperlukan untuk membangun efek jera.
Menurut Kantor Berita Mehr, pernyataan tersebut mengatakan bahwa Iran akan menanggapi secara proporsional terhadap setiap tindakan yang memengaruhi infrastruktur penting.
IRGC menolak klaim bahwa mereka bermaksud menargetkan fasilitas desalinasi di wilayah tersebut, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut belum dilakukan oleh pasukan Iran.
Ditambahkan pula bahwa serangan terhadap infrastruktur listrik dapat mengganggu layanan sipil penting termasuk rumah sakit, pusat darurat, jaringan air, dan fasilitas desalinasi.
Pernyataan itu mengatakan bahwa jika pembangkit listrik Iran diserang, Iran akan membalas dengan menargetkan infrastruktur listrik milik rezim teroris Israel serta fasilitas listrik regional yang memasok listrik ke pangkalan-pangkalan Amerika, bersama dengan infrastruktur ekonomi, industri, dan energi yang melibatkan investasi Amerika.
IRGC juga mengatakan bahwa serangan sebelumnya telah mempengaruhi rumah sakit, pusat bantuan, dan sekolah di Iran, sambil menekankan bahwa Teheran tidak membalas serangan tersebut terhadap sektor-sektor itu.
Kesimpulannya, Amerika Serikat akan melihat kemampuan Iran di lapangan jika eskalasi semacam itu terjadi. **




