KITAINDONESIASATU.COM – Suasana haru menyelimuti TPU Kapadala saat jenazah Prada Lucky Chepril Saprutra Namo, prajurit TNI AD yang diduga tewas akibat penganiayaan seniornya, dimakamkan, hari ini Sabtu, 12.00 WITA,
Prosesi dimulai dengan ibadah bersama di rumah duka, kawasan asrama TNI Kuanino. Sang ayah, Sersan Mayor Christian Namo, mengungkap pemakaman baru digelar setelah kakak perempuan almarhum tiba di Kupang hari itu.
Meski hati hancur, Christian menegaskan proses hukum harus tetap berjalan. “Saya harap semuanya transparan, pelaku harus diproses,” ujarnya tegas.
Sejak pagi, warga, kerabat, dan sahabat almarhum berdatangan memberikan penghormatan terakhir. Prada Lucky meninggal di RS Nagekeo, Rabu, 6 Agustus 2025, usai beberapa hari dirawat, diduga akibat dianiaya sejumlah seniornya.
Kodam IX/Udayana mengungkap ada 20 prajurit diperiksa terkait kasus ini. Empat di antaranya telah diamankan Subdenpom Kupang, meski status pasti mereka belum diungkap.
Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif, sementara keluarga dan publik menanti keadilan untuk Prada Lucky. (*)




