Berita UtamaNews

Tak Disangka, Ustaz Khalid Buka Suara usai Dipanggil KPK: Saya Bukan Tersangka!

×

Tak Disangka, Ustaz Khalid Buka Suara usai Dipanggil KPK: Saya Bukan Tersangka!

Sebarkan artikel ini
khalid 3
Ustaz Khalid Basalamah klarifikasi soal dipanggil KPK di kasus dugaan korupsi kuota haji.

KITAINDONESIASATU.COM – Ustaz Khalid Basalamah akhirnya angkat bicara soal pemanggilan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kuota haji. Lewat kanal YouTube resminya, Ustaz Khalid menegaskan bahwa dirinya hadir sebagai warga negara yang patuh terhadap hukum dan bukan karena terlibat dalam kasus tersebut.

“Pada saat teman-teman KPK meminta saya untuk datang, saya datang sebagai bentuk ketaatan kepada pemerintah. Saya diundang untuk datang, saya datang. Karena saya warga Indonesia yang patuh,’’ tegasnya, dikutip, Jumat, 27 Juni 2025.

“Saya diundang bertanya? ‘Saya ini tersangka? Bukan ustaz’. Saya diundang untuk ditanya-tanya tentang haji dan kuotanya. ‘Saya dukung!’, sebagai warga yang baik saya dukung pemerintah,’’ sambungnya.

Ia menjelaskan, bahwa pemanggilan tersebut berkaitan dengan pengalamannya di bidang travel umrah dan haji, bukan karena dirinya terkait langsung dengan perkara korupsi.

“Jadi tidak ada hubungannya dengan korupsi. Saya bukan pejabat Kemenag, bukan eks menteri, saya bukan staf Kementerian agama, saya tidak ada hubungannya dengan (semua) ini. Saya salah satu praktisi di lapangan yang kebetulan Allah diamanahkan travel, juga melaksanakan haji. Jadi teman-teman (pihak KPK) membutuhkan informasi itu,’’ tuturnya.

Baca Juga  Perpanjangan SIM Keliling Polrestabes Medan Khusus Sabtu, 13 Desember 2025 ada di Titik ini

Ustaz Khalid juga menyesalkan sejumlah media yang dianggap memelintir fakta dan membuat judul provokatif. Ia mengaku kecewa dengan framing pemberitaan yang seolah-olah dirinya adalah tersangka.

“Ada yang buat karikatur seperti saya diborgol, ada yang ini dan itu,’’ tandasnya.

Ia mengajak umat Islam untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi dan tidak mudah terprovokasi, merujuk pada Surah Al-Hujurat ayat 6 tentang pentingnya tabayyun terhadap setiap berita yang datang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *