Berita Utama

Strategi Bisnis Sun Tzu: Menggoyang Rumput Menangkap Belalang

×

Strategi Bisnis Sun Tzu: Menggoyang Rumput Menangkap Belalang

Sebarkan artikel ini
Rektor INABA Bandung, Dr. Mochammad Mukti Ali, S.T., M.M.
Rektor INABA Bandung, Dr. Mochammad Mukti Ali, S.T., M.M.

Langkah ini membuat Tesla lebih unggul dalam membangun merek sebagai pemimpin dalam industri kendaraan listrik.

Netflix awalnya adalah perusahaan penyewaan DVD, tetapi kemudian mengguncang industri hiburan dengan model bisnis streaming berbasis langganan. Dengan memanfaatkan data pengguna dan algoritma rekomendasi, mereka menciptakan konten orisinal yang menekan industri televisi konvensional dan bahkan pesaing streaming lainnya seperti Disney+ dan HBO Max.

Reaksi pesaing yang terburu-buru dalam merancang layanan serupa justru memperlihatkan kelemahan mereka, memungkinkan Netflix untuk terus mengembangkan strategi ekspansinya lebih dahulu.

Xiaomi menggoyang industri smartphone dengan strategi “low-cost, high-value” yang memaksa pesaing seperti Samsung dan Apple untuk memperhatikan segmen pasar menengah ke bawah. Dengan menawarkan produk berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dan distribusi berbasis e-commerce, Xiaomi berhasil menangkap perhatian pelanggan yang sebelumnya loyal kepada merek lain.

Ketika pesaing merespons dengan meluncurkan model serupa, Xiaomi sudah lebih dulu menguasai pasar tersebut dan memperluas jangkauannya ke berbagai negara.

Strategi “Menggoyang Rumput, Menangkap Belalang” dalam bisnis sangat efektif untuk memahami kekuatan dan kelemahan pesaing sebelum mengambil langkah strategis.

Perusahaan yang berhasil menerapkannya mampu menciptakan kondisi yang memaksa kompetitor bereaksi, sehingga membuka peluang untuk strategi lanjutan yang lebih cerdas dan terarah. Dengan memahami strategi ini, perusahaan dapat memposisikan diri dengan lebih baik dalam persaingan yang semakin dinamis dan kompetitif.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *